Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dibawah umur Pengguna Obat-obatan terlarang menurut undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan

Siti Alfiatul, Hasanah (2026) Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dibawah umur Pengguna Obat-obatan terlarang menurut undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Other thesis, Ilmu Hukum.

[img] Text
202112046_siti_alfiatul_hasanah__085806051941.pdf

Download (857kB)
[img] Text
jurnal fix.pdf

Download (471kB)
[img] Text
skripsi fix.pdf

Download (1MB)
[img] Text
CamScanner 09-10-2025 08.23.pdf

Download (226kB)

Abstract

Siti Alfiatul Hasanah NPM. 202112046 Perlindungan Hukum Terhadap Anak Di Bawah Umur Pengguna Obat-Obatan Terlarang Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan Penelitian yang berjudul Perlindungan Hukum Terhadap Anak Di Bawah Umur Pengguna Obat-Obatan Terlarang Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dilatarbelakangi oleh penyalahgunaan obat – obatan terlarang di Indonesia salah satunya anak di bawah umur, sehingga sekarang ini sudah sangat memprihatinkan dan merambah didaerah terdekat. Penelitian ini bertujuan pertama untuk mengetahui dan memahami serta menganalisis Perlindungan Hukum Terhadap Anak Di Bawah Umur Pengguna Obat-Obatan Terlarang Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Kedua untuk mengetahui, memahami serta menganalisis tentang Akibat hukum bagi pengedar obat-obatan terlarang berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang merupakan penelitian kepustakaan, yaitu penelitian terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Berdasakan hasil penelitian dapat disimpulkan Pertama, Perlindungan hukum terhadap anak pengguna obat-obatan terlarang di bawah umur dapat merupakan bagian dari perlindungan khusus yang diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan salah satunya termasuk Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan pasal 138 ayat 2 dan 3 dan harus berfokus pada pemulihan dan hak-hak anak. Anak yang menggunakan obat-obatan terlarang (dextroamphetamine) dianggap sebagai korban dan berhak mendapat perlindungan dan rehabilitasi. Kedua, Akibat hukum bagi pengedar obat-obatan terlarang hukum pidana. Maka akibat hukum yang tepat adalah penjatuhan pidana pasal 435 dan pasal 436 dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Anak Di Bawah Umur, Obat - Obatan Terlarang.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Siti Alfiatul Hasanah
Date Deposited: 15 Jan 2026 05:36
Last Modified: 15 Jan 2026 05:36
URI: http://repository.unars.ac.id/id/eprint/4576

Actions (login required)

View Item View Item