Hilyatul, Habibah STRATEGI PENURUNAN ANGKA KEKERASAN TERHADAP ANAK DAN PEREMPUAN PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA (DP3AP2KB) DI KABUPATEN SITUBONDO. STRATEGI PENURUNAN ANGKA KEKERASAN TERHADAP ANAK DAN PEREMPUAN PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA (DP3AP2KB) DI KABUPATEN SITUBONDO. (Unpublished)
|
Text (Artikel Jurnal)
TURNITIN - JURNAL HILYATUL HABIBAH.pdf Download (777kB) |
|
|
Text (Artikel Jurnal)
Pernyataan Orisinalitas.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Artikel Jurnal)
Jurnal.pdf Download (619kB) |
Abstract
ABSTRAK Kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak lagi dipandang sebagai persoalan pribadi, tetapi menjadi masalah nasional, bahkan internasional. di Kabupaten Situbondo, jumlah kasus kekerasan selama tahun 2023–2025 menunjukkan pola fluktuatif. Pada tahun 2023 tercatat 98 kasus yang terdiri atas 14 anak laki-laki, 35 anak perempuan, dan 49 perempuan dewasa. Pada tahun 2024 jumlah kasus menurun menjadi 81 kasus, meliputi 10 anak laki-laki, 33 anak perempuan, dan 38 perempuan dewasa. Namun, pada tahun 2025 kasus kembali meningkat menjadi 86 kejadian dengan rincian 15 anak laki-laki, 32 anak perempuan, dan 39 perempuan dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengidentifikasi bentuk-bentuk kekerasan perempuan dan anak, serta mengetahui strategi yang diterapkan DP3AP2KB Kabupaten Situbondo dalam menurunkan angka kekerasan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara,dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan data tahun 2023–2025, kasus kekerasan di Kabupaten Situbondo menunjukkan pola fluktuatif, yaitu meningkat pada tahun 2023, menurun pada tahun 2024, dan kembali meningkat pada tahun 2025. Kecamatan Panarukan, Situbondo, dan Panji menjadi wilayah dengan kasus tertinggi. Bentuk kekerasan yang paling dominan adalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dalam menurunkan angka kekerasan, DP3AP2KB menerapkan strategi preventif dan kuratif yang disesuaikan dengan perkembangan kasus. Kata Kunci : Strategi Penurunan, Kekerasan Perempuan, Anak. ABSTRACT Violence against children and women is no longer seen as a personal problem, but a national, even international problem. In Situbondo Regency, the number of violence cases during 2023–2025 shows a fluctuating pattern. In 2023, 98 cases were recorded, consisting of 14 boys, 35 girls, and 49 adult women. In 2024, the number of cases decreased to 81, including 10 boys, 33 girls, and 38 adult women. However, in 2025, cases increased again to 86, with details of 15 boys, 32 girls, and 39 adult women. This research aims to analyze the distribution of violent conflicts against children and women, identify forms of violence against children and women, and find out the strategies implemented by DP3AP2KB Situbondo Regency in reducing the number of violent conflicts. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. ACTON : Jurnal Ilmiah The results of research based on data for 2023-2025 show that cases of violence in Situbondo Regency exhibit a fluctuating pattern: increasing in 2023, decreasing in 2024, and increasing again in 2025. Panarukan, Situbondo, and Panji sub-districts have the highest numbers of cases. The most dominant form of violence is Domestic Violence. In reducing the rate of violence, DP3AP2KB implements preventive and curative strategies that are adjusted to case developments. Keywords: reduction strategy, child violence, women
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Administrasi Publik |
| Depositing User: | HILYATUL HABIBAH |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 04:59 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 04:59 |
| URI: | http://repository.unars.ac.id/id/eprint/5098 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

