EVALUASI SISTEM TANGGAP PENGADUAN ONLINE 24 JAM (SITAPOL 24) DI UPTD PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN PADA KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KABUPATEN SITUBONDO

SITI, KHOLIMATUZ ZAHRO EVALUASI SISTEM TANGGAP PENGADUAN ONLINE 24 JAM (SITAPOL 24) DI UPTD PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN PADA KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KABUPATEN SITUBONDO. EVALUASI SISTEM TANGGAP PENGADUAN ONLINE 24 JAM (SITAPOL 24) DI UPTD PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN PADA KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KABUPATEN SITUBONDO. (Unpublished)

[img] Text
SITI KHOLIMATUZ ZAHRO_202214018_2026_JURNAL.pdf

Download (449kB)
[img] Text
SITI KHOLIMATUZ ZAHRO_202214018_2026_JURNAL TURNITIN.pdf

Download (583kB)
[img] Text
SITI KHOLIMATUZ ZAHRO_SURAT PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf

Download (474kB)

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dalam mewujudkan Good Governance. UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Situbondo mengembangkan Sistem Tanggap Pengaduan Online 24 Jam (SITAPOL 24) sebagai inovasi pelayanan pengaduan kebakaran dan non-kebakaran yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam melalui call center dan media sosial. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain belum optimalnya sosialisasi, keterlambatan pelaporan, keterbatasan sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan SITAPOL 24 serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya pada UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Situbondo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan penyedia dan pengguna layanan. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SITAPOL 24 telah berjalan efektif, efisien, tepat, cukup responsif, dan mampu mendukung percepatan penanganan keadaan darurat. Namun, aspek perataan belum optimal karena keterbatasan sosialisasi, jaringan komunikasi, dan jangkauan layanan. Faktor pendukung meliputi kecepatan respons petugas, kemudahan akses, dan sistem pelayanan yang terorganisir, sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya sosialisasi, keterbatasan SDM, serta sarana dan prasarana pendukung.

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: SITI KHOLIMATUZ ZAHRO
Date Deposited: 13 Oct 2026 01:26
Last Modified: 13 Oct 2026 01:26
URI: http://repository.unars.ac.id/id/eprint/4936

Actions (login required)

View Item View Item