Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kinerja Pengelola Wisata di Kabupaten Situbondo

Rofia, Romadhonia Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kinerja Pengelola Wisata di Kabupaten Situbondo. Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kinerja Pengelola Wisata di Kabupaten Situbondo. (Unpublished)

[img] Text (Artikel Jurnal)
ROFIA R. JURNAL...pdf

Download (409kB)
[img] Text (Artikel turnitin)
TURNITIN - JURNAL ROFIA R..pdf

Download (526kB)
[img] Text (Pernyataan Orisionalitas)
Surat Keterangan Orisinalitas Rofia.pdf

Download (555kB)

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk Kabupaten Situbondo yang memiliki beragam potensi wisata alam, budaya, dan religi. Pengelolaan destinasi wisata tidak hanya membutuhkan potensi daya tarik wisata, tetapi juga didukung oleh kualitas sumber daya manusia dan tingkat pendidikan pengelola wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan sumber daya manusia dan tingkat pendidikan terhadap kinerja pengelola wisata di Kabupaten Situbondo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 45 pengelola wisata di Kabupaten Situbondo. Analisis data menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengelola wisata dengan koefisien regresi sebesar 0,110, nilai t sebesar 2,942, dan signifikansi 0,005 < 0,05. Tingkat pendidikan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengelola wisata dengan koefisien regresi sebesar 0,069, nilai t sebesar 5,574, dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, pengembangan sumber daya manusia dan tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengelola wisata dengan nilai F sebesar 68,163 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,764 menunjukkan bahwa 76,4% variasi kinerja pengelola wisata dapat dijelaskan oleh pengembangan sumber daya manusia dan tingkat pendidikan, sedangkan 23,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, peningkatan pengembangan sumber daya manusia dan tingkat pendidikan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja pengelola wisata di Kabupaten Situbondo. Kata kunci: Pengembangan SDM, Tingkat Pendidikan, Kinerja Pengelola Wisata

Item Type: Article
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: ROFIA ROMADHONIA
Date Deposited: 01 Oct 2026 05:53
Last Modified: 01 Oct 2026 05:53
URI: http://repository.unars.ac.id/id/eprint/4929

Actions (login required)

View Item View Item