SITI MIFTAHUL, JANNAH (2003) KONDISI KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI PADI DI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO : STUDI KASUS DI DESA PAOWAN KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO. Diploma thesis, UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO.
|
Text (ORISINALITAS)
SITI MIFTAHUL JANNAH_202123005_2025_ORISINALITAS.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (JURNAL)
SITI MIFTAHUL JANNAH_202123005_2025_JURNAL.pdf Download (468kB) |
|
|
Text (TURNITIN JURNAL)
SITI MIFTAHUL JANNAH_202123005_2025_TURNITIN.pdf Download (723kB) |
Abstract
ABSTRAK Kecamatan Panarukan merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Situbondo sebagai penghasil produksi padi tertinggi tahun 2023 dengan jumlah 27.491 ton. Dampak dari alih fungsi lahan yang terjadi di Kecamatan Panarukan mengakibatkan berkurangnya lahan produktif yang berdampak juga terhadap penurunan produksi padi sebanyak 2,68% yang ada di Kecamatan Panarukan. Hal ini tentu saja akan berpengaruh terhadap ketahanan pangan regional, terutama ketahanan pangan rumah tangga petani padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ketahanan rumah tangga petani padi di Kecamatan Penarukan, Kabupaten Situbondo pasca adanya alih fungsi lahan. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif terhadap 60 rumah tangga petani padi. Sumber data yang diperoleh yaitu data primer melalui wawancara menggunakan kuisioner dan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisis data yang digunakan yaitu analisis ketahanan pangan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan dengan menggunakan analisis pangsa pengeluaran pangan dan analisis tingkat kecukupan energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani padi di Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo masih tergolong kurang pangan, dengan persentase tertinggi sebesar 35,00%, diikuti kategori rawan pangan 23,33%, tahan pangan 28,33%, dan rentan pangan 13,33%. ABSTRACK Panarukan District is one of the areas in Situbondo Regency with the highest rice production in 2023, with a total of 27,491 tons. The impact of land conversion in Panarukan District has resulted in a reduction in productive land, which has also resulted in a 2.68% decrease in rice production in Panarukan District. This will certainly affect regional food security, especially the food security of rice farming households. This study aims to analyze the condition of rice farming household resilience in Penarukan District, Situbondo Regency after land conversion. The method used in this study uses a descriptive qualitative and quantitative approach to 60 rice farming households. The data sources obtained are primary data through interviews using questionnaires and secondary data obtained from relevant agencies. Data analysis used is a food security analysis to determine the level of food security by using an analysis of the share of food expenditure and an analysis of the level of energy sufficiency. The results of the study showed that the food security conditions of rice farming households in Paowan Village, Panarukan District, Situbondo Regency were still classified as food insecure, with the highest percentage being 35.00%, followed by the food insecure category of 23.33%, food secure 28.33%, and food vulnerable 13.33%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Depositing User: | SITI MIFTAHUL JANNAH |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 06:10 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 06:10 |
| URI: | http://repository.unars.ac.id/id/eprint/4675 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

